Acara Pencarian Bakat ?


Fenomena acara pencarian bakat di Indonesia sudah menjamur.
Tiba-tiba terpikirkan, kenapa rata-rata ajang seperti itu, identik dengan seni.
Mulai dari bakat nyanyi, nari, main alat musik.
Apakah karena lebih punya daya jual dan cocok untuk konsep acara?
Ataukah karena memang seni itulah yang identik dengan bakat? (alias maksudnya kalau bidang lain tidak terlalu butuh bakat?)
Mungkin kalau lebih banyak variasi bidang lain yang bersaing dalam 1 acara itu akan lebih menarik.

Selain itu ada 1 hal yang juga menonjol dari acara sejenis ini.
Masyarakat yang mengirimkan sms terkadang kurang objektif, “yang penting gw dukung idola gw”
Tanpa peduli apakah idolanya tersebut tampil baik atau tidak saat di atas panggung. Makanya kesubjektifan ini sering menjadi peluru dalam memperoleh vote sms tertinggi. Biasanya akan ada 1 waktu khusus mengenal para kontestan dan saat itulah mereka selain beradu bakat, juga beradu “simpatik” dengan menunjukkan kesulitan mereka, perjuangan mereka sehingga penonton pun tergugah untuk memberikan vote kepada 1 kontestan tertentu.

Awalnya trend memakai SMS untuk mengevote adalah dengan alasan supaya masyarakatlah yang memilih, masyarakat punya haknya. Siapapun pemenangnya tak ada sangkut paut dengan juri, namun nyatanya SMS bukan jaminan penilaian objektif tentunya. Selain hal di atas, sms dari keluarga, teman, dan makin luas koneksi akan makin membuka jalan menuju kemenangan sekalipun bakat anda belum tentu nomor 1. Keberadaan komentator juga seringkali tidak objektif sepenuhnya. Kadang mentang-mentang sudah final, tidak ada lagi komentar kritikan, semua yang keluar adalah pujian, walaupun padahal penampilan di final itu lebih buruk dari episode sebelumnya. ๐Ÿ˜›

Lama-kelamaan, acara pencarian bakat ini hanya akan menjadi ajang meraup rating bagi stasiun tv – stasiun tv. Jika memang sudah bukan trendnya lama-kelamaan juga akan ditinggal, dan para pemenangnya pun kebanyakan hanya tinggal nama (kecuali bagi yang benar2 punya bakat, hoki, siapa tahu dilirik produser untuk penggarapan lebih serius ke depannya).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s